Forum

One Response to Forum

  1. yuyun says:

    Mohon saran untuk masalah pengadaan obat di rumah sakit.
    Bagaimana kedudukan Perpres 54 tahun 2010 terhadap PP 51 tahun 2009 dimana pada pasal 6 ayat (2) disebutkan bahwa Pengadaan Sediaan Farmasi harus dilakukan oleh Tenaga Kefarmasian.
    Kebetulan tidak ada satu pun personil di unit farmasi yang mempunyai sertifikat pengadaan, jadi tidak ada yang bisa bertindak sebagai pejabat pengadaan dan PPK
    Pihak rumah sakit telah menunjuk seorang apoteker di IFRS (bukan ka IFRS) untuk membantu PPK dalam hal pengadaan /pemesanan obat, akan tetapi dia belum memiliki SP (surat penugasan apoteker) dan akibatnya pemesanan obat pada beberapa PBF tidak bisa dilakukan
    bagaimana kedudukan kepala instalasi farmasi sebagai penanggung jawab pekerjaan kefarmasian di rumah sakit dalam hal pengadaan obat ?

    Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s